Selamat datang
Filter Timur
Looking for auto parts? Silahkan klik di bawah ini.
Produk kami
Penyaring bahan bakar / Water Separator
Pemisah air minyak bagian
Sakura filter setara
Penyaring bahan bakar aksesori
Top Searches
Oil filter
Fuel filter
filter udara
air Minyak pemisah
air Fuel pemisah
RACOR
Volvo
Caterpillar
Benz
Perkins
Scania
Komatsu
MAN
HINO
Iveco
TOYOTA
Pemimpin Malaysia mendesak saham asing di Proton
pemimpin MALAYSIA'S mengatakan pembuat mobil nasional Proton harus mengikat dengan mitra asing yang kuat dalam usaha bersama untuk tetap kompetitif.
Ditanya dalam sebuah wawancara kemarin jika mitra asing bisa menguasai mayoritas 51 persen saham, Abdullah Badawi berkata: "Ini tidak masalah asalkan Proton, perusahaan ibu, sepenuhnya milik kita.
"Ini [patungan] adalah investasi kami bekerja sama dengan perusahaan lain. Kami akan [menemukan] apa pengaturan terbaik yang akan sepenuhnya komersial, "katanya.
Ditekan oleh semakin menipis penjualan dan pertumbuhan kompetisi seperti Malaysia meliberalisasi pasar auto, Proton milik negara mulai mencari mitra asing baru setelah Jepang Mitsubishi diselamatkan sebagai pemegang saham utama pada tahun 2004 karena masalah keuangan sendiri.
Aliansi pembicaraan dengan Volkswagen dan General Motors gagal karena keengganan pemerintah untuk menyerahkan kontrol Proton.
Abdullah menolak untuk mengomentari spekulasi bahwa Proton telah menghidupkan kembali pembicaraan dengan Volkswagen, mengatakan itu sampai dengan Proton untuk menemukan pelamar yang terbaik.
Beberapa analis mengatakan akan sulit bagi Proton untuk menembus pasar global tanpa mitra asing yang kuat.
Ditanya dalam sebuah wawancara kemarin jika mitra asing bisa menguasai mayoritas 51 persen saham, Abdullah Badawi berkata: "Ini tidak masalah asalkan Proton, perusahaan ibu, sepenuhnya milik kita.
"Ini [patungan] adalah investasi kami bekerja sama dengan perusahaan lain. Kami akan [menemukan] apa pengaturan terbaik yang akan sepenuhnya komersial, "katanya.
Ditekan oleh semakin menipis penjualan dan pertumbuhan kompetisi seperti Malaysia meliberalisasi pasar auto, Proton milik negara mulai mencari mitra asing baru setelah Jepang Mitsubishi diselamatkan sebagai pemegang saham utama pada tahun 2004 karena masalah keuangan sendiri.
Aliansi pembicaraan dengan Volkswagen dan General Motors gagal karena keengganan pemerintah untuk menyerahkan kontrol Proton.
Abdullah menolak untuk mengomentari spekulasi bahwa Proton telah menghidupkan kembali pembicaraan dengan Volkswagen, mengatakan itu sampai dengan Proton untuk menemukan pelamar yang terbaik.
Beberapa analis mengatakan akan sulit bagi Proton untuk menembus pasar global tanpa mitra asing yang kuat.